Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah dan sejumlah operator tol di Indonesia telah menetapkan puncak arus balik Lebaran 2024. Pemudik diimbau untuk tidak melakukan perjalanan balik di hari itu.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi terjadi pada Senin (15/4/2024).

“Nantinya total lalu lintas yang mudik ini akan kembali bersama-sama menuju Jabotabek dalam waktu yang cukup singkat pada periode arus balik yang diprediksi akan terjadi puncaknya pada hari Senin, 15 April 2024 mendatang,” ungkap Subakti dalam keterangannya, Jumat (12/4/2024).

Dengan melihat potensi pergerakan tersebut, Jasa Marga menyiapkan sejumlah antisipasi pelayanan arus balik berdasarkan hasil evaluasi pelayanan arus mudik. Tidak hanya melalui pelayanan lalu lintas, pelayanan transaksi, pelayanan preservasi, pelayanan rest area namun juga meningkatkan pelayanan berbasis teknologi.




Arus balik Libur Nataru masih terjadi di sejumlah ruas tol menuju DKI Jakarta. (Dok. Jawa Barat)Foto: Arus balik Libur Nataru masih terjadi di sejumlah ruas tol menuju DKI Jakarta. (Dok. Jawa Barat)
Arus balik Libur Nataru masih terjadi di sejumlah ruas tol menuju DKI Jakarta. (Dok. Jawa Barat)

“Untuk memantau volume lalu lintas serta kapasitas maksimal yang dapat ditampung oleh jalan tol, Jasa Marga menggunakan teknologi Traffic Counting berbasis radar dan CCTV Analytic berbasis Artificial Intelligence (AI). Data dan informasi ini terintegrasi dalam super-app Jasa Marga Integrated Digital Map (JID) yang dimanfaatkan oleh para Pemangku Kepentingan selaku pengambil keputusan, terutama dalam melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengoptimalkan kapasitas jalan tol guna menghindari penumpukan kendaraan,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga memberikan arahan agar persiapan arus balik dapat dilaksanakan dengan cermat karena waktu untuk arus balik relatif lebih pendek dibandingkan dengan arus mudik. Sisa waktu empat hari ke depan hingga tanggal 15 April 2024 mendatang tersebut harus diantisipasi oleh masyarakat.

“Arus balik ini cukup critical, maka masyarakat perlu melakukan persiapan sebaik-baiknya di waktu empat hari yang tersisa. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (14/04) sampai dengan Senin (15/04) sehingga masyarakat diiimbau untuk dapat menghindari hari puncak arus balik tersebut dan disarankan pulang lebih awal di hari Jumat atau Sabtu,” timpal Budi Karya.

Sementara itu sejumlah rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus balik. Seperti memberlakukan kebijakan contraflow, one way, hingga ganjil-genap apabila diperlukan.

“Rekayasa lalu lintas juga akan kita terapkan pada arus balik di antaranya dengan pemberlakuan one way dari KM 414 GT Kalikangkung Tol Batang-Semarang sampai dengan KM 72 Jalan Tol Cipali dan dilanjutkan dengan Contraflow KM 70 sampai dengan KM 47 Jalan Tol Jakarta-Cikampek guna antisipasi kepadatan lalu lintas. Tidak hanya itu, pembatasan kendaraan berupa pemberlakuan ganjil genap dan pembatasan waktu operasional angkutan barang sumbu 3 ke atas juga akan dilakukan,” ucap Kakorlantas Polri Aan Suhanan.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Detik-Detik Puncak Natal, 648 Ribu Mobil Tinggalkan Jabotabek


(wur/wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *